Pilih Laptop | Website Spesifikasi Lengkap dan Review Laptop No. 1 di Indonesia

Pilih Laptop | Website Spesifikasi Lengkap dan Review Laptop No. 1 di Indonesia

Dassault Systèmes Donasikan software SIMULIA XFlow untuk Perangi Covid-19

2 min read

Agar mendukung evaluasi dan simulasi penyebaran virus di lingkungan terbatas Rumah Sakit Leishenshan di Wuhan, China, Dassault Systèmes menjalin kerjasama dengan Central-South Architectural Design Institute (CSADI).

Dassault Systèmes dan CSADI menggunakan kemampuan replika platform 3DEXPERIENCE untuk mensimulasikan kontaminasi dan penyebaran virus dalam sistem ventilasi rumah sakit guna menangkal efek negatif dari risiko ventilasi tak terduga.

Yang juga menarik, sebagai fasilitas kesehatan terbesar untuk penyakit menular dan pasien COVID-19, Rumah Sakit Leishenshan dengan konsep modular tersebut dibangun CSADI dengan konstruksi hanya dalam waktu 14 hari saja.

Pertimbangan utama CSADI atas pembangungan “instan” ini adalah menghindari kontaminasi dari lingkungan terdekat, terutama meminimalkan infeksi silang di rumah sakit, serta dampak apa pun terhadap lingkungan internal, kerumunan dan sekitarnya.

Dengan tujuan tersebut, Dassault Systèmes mendonasikan software SIMULIA XFlow yang didukung platform 3DEXPERIENCE ke CSADI, untuk simulasi cairan di dalam dan di luar ruangan, penyebaran virus di sistem ventilasi, serta proyek-proyek lain di Rumah Sakit Leishenshan.

“SIMULIA XFlow juga mensimulasikan dampak emisi gas buang luar ruangan terhadap lingkungan sekitarnya untuk membantu pemilihan desain dan lokasi rumah sakit modular,” kata Zhang Shen, Direktur Pusat Teknologi Digital Teknik, CSADI.

“Dassault Systèmes berkomitmen membantu perusahaan di China memerangi COVID-19 dengan bantuan teknologi, berfokus pada restorasi dan pengembangan perusahaan setelah pandemi berakhir,” kata Ying Zhang, Managing Director Dassault Systèmes, Greater China.

“Diterapkan secara sistematis untuk mendesain, merekayasa dan memproduksi, 3DEXPERIENCE memberikan kolaborasi jarak jauh tanpa hambatan kapan saja, di mana saja, dan memungkinkan pengguna untuk memahami, mengalami dan berkomunikasi. Di tengah krisis saat ini, pendekatan kolaboratif berbasis 3D cloud kami menggantikan pendekatan lama berbasis dokumen dan lebih lambat,” pungkas Zang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *